Salatiga – Pelaksanaan Super Tangguh di Kota Salatiga akan dievaluasi di paruh waktu. Untuk yang berhasil dalam pelaksanaannya akan diberi tambahan  insentif anggaran sebesar 100 juta rupiah. Namun hal ini akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan jajaran DPRD Kota Salatiga.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi usai membuka Pelaksanaan Super Tangguh Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga di Kelurahan  Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo, di Pendopo Talas, Hotel Laras Asri Salatiga, Rabu (15/03/2023). Menurutnya evaluasi dari  pelaksanaan Super Tangguh tersebut harus mewujudkan kebermanfaatan dan kebersinambungan kepada masyarakat.

“Saya bermaksud mengadakan evaluasi paruh waktu, dan akan Saya akan komunikasikan dengan teman-teman DPRD. SKPD pengampu Super Tangguh yang sukses dan berhasil, tidak apa apa kalau kita tambahi insentif anggaran 100 juta rupiah dan semuanya akan kita kembalikan kepada daya ungkit dan akselerasi dalam Super Tangguh pada tahun berikutnya,”tegas Sinoeng.

Sinoeng berharap Super Tangguh yang dilaksanakan tidak harus berupa charitas saja, namun harus ada kebermanfaatan untuk masyarakat.

“Jangan hanya charitas saja namun harus ada yang memberikan keberlanjutan, apakah itu rumah tidak layak huni, sanitasi, peningkatan pemberdayaan masyarakat, pemberian lapangan kerja agar kemanfaatannya lebih optimal,”jelasnya.

Dirinya mengajak untuk setiap SKPD/OPD untuk bisa berkerja dengan sungguh-sungguh dengan menegakkan integritas sehingga angka kemiskinan di Kota Salatiga bisa diatasi bersama-sama.

“Mas Camat, lurah, leading sectornya hari ini adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan  Bank Jateng, Bank Salatiga, PLN, Laras Asri, Garda Aroma, Kievit, Charoen Pokphand telah mengambil inisiatif untuk berkolaborasi, dan kerja bersama ini adalah wujud nyata kegotongroyongan yang nanti akan diwujudkan dalam kesesuaian yang dibutuhkan ke masyarakat,”pungkasnya. Sebagai informasi Super Tangguh Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga di Kelurahan  Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo meliputi pelatihan memasak bagi ibu-ibu warga Kelurahan Kumpulrejo, pemberian beasiswa untuk anak-anak kurang mampu, pemberian makanan bergizi bagi anak kategori stunting, pemberian bibit tanaman, pembuatan sarana pemanfaatan air hujan dan pelaksanaan padat karya pemilahan sampah di TPA Nggronggo.

By Rudi