Salatiga – 70 relawan patroli cyber lolos seleksi menjadi pengawas pada proses pilkada dan pemilu secara partisipatif. Merekapun mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif (P2P) Tahun 2023, di Hotel Laras Asri, Rabu (01/11/2023). Peserta yang mengikuti ini adalah hasil penjaringan sekitar 2.000 peserta yang ikut seleksi dan sebagian besar adalah anak muda.
“Bawaslu Jateng berhasil menggalang partisipasi dari generasi Z atau anak-anak muda untuk menjadi pengawas pada proses pilkada dan pemilu ini secara partisipatif. Inilah yang menjadi satu kontribusi konkret dari Bawaslu Jateng bersama seluruh jajaran Bawaslu di Kota Salatiga untuk membentuk gugus tugas relawan patroli cyber untuk memenuhi panggilan ibu pertiwi dan Indonesia untuk demokrasi yang baik,”kata Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi.
Dirinya menambahkan bahwa dengan hadirnya kader partisipatif yang kebanyakan anak muda ini, diharapkan akan bisa melakukan pengawasan terhadap konten-konten di laman media online di internet. “Dalam konteks ini ada inisiasi. Dan menggunggah inisiasi ini butuh kematangan secara personal, ada SOP atau mekanisme yang harus dijalankan untuk bagaimana mereka mensikapinya dengan benar atas sebuah konten, darimana sumbernya dan menilai apakah informasi ini bersifat hoaks atau ujaran kebencian atau tidak. Sehingga diperlukan adanya kematangan dalam bersikap dan melakukan konfirmasi kepada yang berkompeten sehingga ada klarifikasinya,”pungkas Sinoeng.




