Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga dan PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor wilayah 05 Semarang bersama-sama menandatangi Nota Kesepahaman atau MoU mengenai penggunaan fasilitas layanan jasa perbankan. MoU ini dilakukan di Hotel Grand Wahid Kota Salatiga, Jumat (14/10/2022).
“Kita sepakati dan kita teken bersama, ini adalah payung besar untuk memberikan sebuah tetenger kepada OPD yang ada di Pemerinrah Kota Salatiga. Saya harap MoU ini bisa mendorong dinas-dinas yang ada untuk menindaklanjuti dalam kerjasama teknis,” kata Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi.
Saat ini ada Dinas Budpar, Diharapkan dinas lain seperti Dinas perdagangan, Dinas LH, Dinas UKM dan Koperasi dan dinas lainnya untuk menjajaki kerjasama ini dalam bidang pembiayaan perbankan.
“Ini adalah soal pressing dan developing, untuk bagaimana cara mengembangkan produk yang lebih kemedol, kekinian dan milenial, sehingga akan mempunyai daya jual karena potensinya luar biasa,”ujar Sinoeng.
Rencananya Bulan Januari 2023 mendatang kita bersama Bank BNI juga akan melaunching di Salatiga mengenai Kartu Kredit Pemerintah Daerah. Sehingga kebermanfaatan fasilitas yang ditawarkan BNI tersebut akan bisa meningkatkan daya jual dan bermanfaat bagi UMKM yang ada.
“Produk yang dihasilkan harus update jangan itu melulu, harus peka terhadap perubahan. UMKM yang sudah mapan, kita tinggal memolesnya menjadi lebih baik. Transparansi, akuntabel, akurasi, tepat administrasi, tepat sasaran harus bisa meningkatkan daya juang dan daya saing. Kita akan buktikan, bahwa hal ini bisa membuat salatiga menjadi luar biasa,” tandasnya.
Sementara itu, Pemimpin Kantor Wilayah 05 BNI Bambang Setyatmojo mengatakan bahwa Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penggunaan layanan perbankan seperti menabung atau pembiayaan, diharapkan akan bisa meningkatkan akuntabilitas, transparansi, akurasi didalam penggunaan layanan perbankan.
“Kita akan siap bekerjasama untuk itu, transaksi harus digital, cashless, semua harus akurat. Mendorong gastronomi juga akan kita lakukan dengan memberikan akses pembiayaan untuk UMKM di kota Salatiga dan memberikan pendampingan kepada mereka,”jelas Bambang. Selain penandatangan Mou tersebut juga diserahkan bantuan berupa KUR Mikro UMKM gastronomi, Agen 46 UMKM gastronomi, Qris BNI UMKM gastronomi dan mesin EDC Merchant UMKM Gastronomi.
