Salatiga – Organisasi Perangkat Daerah Dinas Kesehatan menjadi penghimpun Zakat, Infaq dan Shodaqoh(ZIS) Baznas Tertinggi di Kota Salatiga sebesar Rp 11.749.000/ bulan. Hal tersebut langsung diapresiasi oleh Penjabat(Pj) Wali Kota Sinoeng N Rachmadi dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (16/01/2023).

“Saya apresiasi dan memberikan penanda kepada pengumpul atau orang yang memberikan zakat, infaq dan shodaqoh per bulan yang rekornya 11 Juta yang dipegang oleh Dinas Kesehatan. Sementara dinas yang lain adalah 3 juta – 8 juta. Maksud saya kalau ini diawali dari pemimpinnya baik Kepala Dinas, Kepala BUMD, Kepala Unit Organisasi sebesar 1 juta rupiah saja, itu akan menjadi pendorong bagi yang lainnya,”kata Sinoeng.

Apel pagi luar biasa ini, Menurutnya bisa dijadikan sebagai tetenger, sebagai pertanda berkhidmat kita terhadap hari ulang tahun Baznas Kota Salatiga bahwa soal zakat infaq shodaqoh di Kota Salatiga mengalami peningkatan lebih dari 100 %.

“Peningkatan ini tentu sebagai rasa syukur dan bahagia kita, hanya saja masih banyak hal-hal yang perlu kita dorong terhadap potensi potensi siapa yang menjadi muzaki,”tambahnya.

Dalam konteks  zakat, infaq dan shodaqoh tersebut, Sinoeng menegaskan bukan besar kecilnya, namun konsistensi dan istiqomahnya. “Saya mengajak kepada seluruh teman ASN, jangan sampai kita punya pikiran  bahwa zakat, infaq dan shodaqoh itu mengumpulkan dana. Bukan, ini bukan pengumpulan dana melainkan penyelamatan diri kita dari siksa kubur dan api neraka. Kalau pingin selamat, pingin berkah mari kita berzakat, infaq dan shodaqoh,”ajaknya.

By Rudi