Salatiga – Menghadapi Idul Fitri 1444 H Pemerintah Kota Salatiga kembali menyerahkan 800 bingkisan sembako kepada masyarakat duafa. Penyerahan dimulai oleh Sekretaris Daerah Wuri Pujiastuti, didampingi Asisten I dan Kepala Dinas Sosial sebagai dinas pengampu, di Aula Kecamatan Tingkir, Selasa (11/04/2023).
Camat Tingkir Sulistiyono menyampaikan terima kasih kepada seluruh Lurah yang turut mendampingi warganya dalam pemberian bingkisan sembako tersebut.
“Semoga diberikan keberkahan bagi bapak ibu semua. Bapak ibu semua sungguh hebat jam 6.30 sudah hadir. Jumlah yang hadir 228, kebanyakan adalah simbah-simbah. Tentunya ini merupakan anugerah bagi kecamatan Tingkir sebagai tuan rumah yang notabene Dinas Sosial yang menyelenggarakannya,” kata Sulistiyono.
Kepala Dinas Sosial Slamet Setyo Budi menyampaikan bahwa Penyerahan paket Bingkisan Sembako dipadu dengan kegiatan Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial dan Bagi Kaum Duafa.
“Sosialisasi dan Bantuan sembako bagi kaum dhuafa adalah untuk memberikan pemahaman program Dinas Sosial berupa penanganan masalah sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni hari Selasa 11 April di Aula Tingkir pukul 08.00 WIB, jam 10.00 di Kecamatan Sidomukti, dan besok Rabu 12 Aspril pukul 08.00 WIB di Kecamatan Sidorejo, dan jam 10.00 WIB di Kecamatan Argomulyo,” Jelas Slamet Setyo Budi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah meminta para penerima ini untuk bisa menerima dan mensyukuri pemberian bantuan sembako meski jumlahnya tidak seberapa.
“Kami akan mengupayakan tahun depan nominal dan jumlah bisa meningkat. Bapak ibu semoga tahun depan bisa lebih, dan Kota Salatiga mendapatkan anggaran untuk fasilitas bagi bapak ibu semua. Pada hari ini, Pemerintah Kota Salatiga akan menyerahkan paket sembako yang merupakan program rutin tahunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jumlah penerima saat ini adalah sebanyak 800 orang, terdiri dari Kecamatan Tingkir sebanyak 228 orang, Kecamatan Sidomukti sebanyak 132 orang, Kecamatan Sidorejo sebanyak 244 orang dan Kecamatan Tingkir sebanyak 196 orang,” Wuri Pujiastuti menyampaikan.
Sebagai informasi, bingkisan sembako ini berisi bahan kebutuhan pokok senilai 250.000 rupiah yakni beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 2 liter, 1 kaleng biskuit, 1 kemasan susu, 1 kemasan teh dan 2 bungkus mie telur.










