Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga menargetkan di akhir tahun 2024 mendatang angka stunting di seluruh wilayahnya bisa mencapai angka 0 persen. Namun, hal ini tidak mudah karena membutuhkan peran serta dari semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut.
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi usai membuka Kegiatan Workshop DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Joglo Tata Kelurahan Kauman Kidul, Selasa (30/05/2023). Menurutnya, forum seperti ini, forum pokja, ibu ibu PKK yang ada di wilayah kelurahan bergabung dalam DASHAT, bisa berkontribusi terhadap penanganan stunting di Kota Salatiga.
“Saya menyambut baik workshop ini dan target Pemerintah Kota Salatiga di tahun 2024 akhir nanti adalah angka stunting 0 persen. Mungkin barang kali orang akan bilang apakah mampu, tetapi kita akan daya gunakan seluruh kekuatan, seluruh potensi, elemen masyarakat, BMUD, BUMN, swasta dan program super tangguh. Mari kita bersama-sama membangun kesadaran untuk mengatasi stunting ini. Kepedulian kita terhadap lingkungan, ibu-ibu PKK akan terus kita dorong dan kita fasilitasi, pelibatan dunia usaha bahkan peran akademisi, mahasiswa lewat kegiatan PKL atau KKN juga akan kita berikan kesempatan yang sama,”kata Sinoeng.
Dirinya berharap bahwa penanganan stunting ini bisa dijalankan bersama-sama dan keberhasilannya di tahun yang akan datang juga tidak bisa terlepas dari peran serta semua pihak. “Harapan Saya dengan upaya-upaya ini bisa menambah varian dengan cara yang sesuai kearifan lokal untuk mengatasi stunting. Mungkin barang kali tidak mudah tetapi usaha dan ihtiar kita bersama harus terus kita dorong dengan maksimal, sehingga angka stunting bisa turun,”pungkasnya.





