Salatiga – Tilik Kampung akan dijadikan sebuah kegiatan rutin untuk melihat lebih dekat kondisi dan persoalan yang ada di dalam masyarakat. Hal ini akan menjadi tabiat birokrasi di jajaran Pemkot Salatiga.
Pagi ini, Jumat (06/01/2023) Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama perangkat dan jajaran di wilayah melakukan tilik kampung ke wilayah Kecamatan Sidomukti dengan berjalan kaki bersama. Sinoeng mengecek kondisi lingkungan dan menyambangi masyarakat yang ada disana.
“Pagi ini kita bersama Pak Camat Sidomukti, Bu Lurah Mangunsari, Lurah Dukuh bersama-sama tilik kampung. Ini bagian dari silaturahmi kita bersama perangkat dan jajaran di wilayah, forkopimcam, LPMK, dan juga warga. Tentu banyak persoalan yang harus kita tangani dan kita niat baik untuk mencari solusi. Inilah yang akan menjadi tabiat birokrasi Pemkot Salatiga untuk melaksanakan program kerja yang telah kita tetapkan,”kata Sinoeng.
Dirinya juga menyempatkan diri memberikan bantuan sosial kepada Bapak Ngatman dan Ibu Puryanti salah satu warga Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti yang merupakan keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Salatiga.
“Tilik kampung dan nyambangi warga justru akan menemukan persoalan yang akan langsung ditangani dan ada solusinya. Saat ini saya bersama Bapak Ngatman dan Ibu Puryanti yang menerima bantuan. Bantuan ini tidak seberapa namun semoga bermanfaat,”tandasnya.
Selain itu, Penjabat Wali Kota juga melihat kondisi terkini dari destinasi wisata Tapak Hapsari. Tapak Hapsari berada di wilayah Cabean Kelurahan Mangunsari. Area persawahan yang tidak hanya menjadi lahan pertanian namun dikelola secara kreatif dan dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.
“Tapak Hapsari merupakan destinasi lokal dan disini bukan wilayah desa tetapi di kelurahan maka disebut kampung wisata. Kampung wisata inilah merupakan inisiatif, swadaya, kelompok wanita tani yang mempunyai rencana pengembangan kedepannya lewat dinas terkait, misalnya dinas UKM dan Koperasi yang akan membuat tenda untuk jual beli UKM. Kita juga bisa usul Dana Bantuan Keuangan yang ada di Provinsi yakni desa wisata, barangkali ada alokasi untuk kampung wisata. Intinya kita akan mendayagunakan pentahelix (perguruan tinggi, pemerintah, korporasi, dan semua pihak terkait jurnalis, media). Kalau kita gotong royong, kita menjalankan Pancasila dalam tindakan, pengembangan kampung wisata bisa kita kembangkan dengan cepat,” tambahnya. Adapun rute jalan sehat bersama Pj. Wali Kota bersama jajaran perangkat di Kecamatan Sidomukti, dimulai dari Masjid Klenteng kemudian ke Perum Prajamukti, kemudian ke Tapak Hapsari, dilanjutkan ke Rusunawa Kota Salatiga.



