Salatiga – Menjadi seorang abdi masyarakat yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu jangan mbregudul, harus taat terhadap aturan yang ada.

Hal ini disampaikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE., MM saat membuka Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Salatiga Tahun 2022, bagi 102 CPNS Kota Salatiga tahun 2019. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Hal ini merupakan syarat yang harus dipenuhi CPNS agar label “C” atau kata calon  bisa hilang dan diangkat menjadi PNS.

“ Saya harap 102 CPNS ini dapat lulus semua. Kuncinya adalah selalu meningkatkan kualitas diri dan mampu menunjukkan kinerja yang profesional dan akuntabel. Harus taat aturan yang ada, ” kata Wali Kota.

Dirinya mengingatkan bahwa aturan menjadi seorang PNS harus dipelajari dengan baik agar tidak salah menafsirkan aturan tersebut.

“ Kalau sampai salah bisa terkena sanksi pelanggaran. Kuncinya adalah selalu tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

102 CPNS yang sekarang akan mengikuti latsar CPNS patut berbangga karena bisa bergabung dengan Kota Salatiga yang notabene memiliki banyak keunggulan dan adanya tunjangan penghasilan yang besar.

“ Pemerintah kota Salatiga menganggarkan setahun bagi kalian untuk pembayaran gaji saja kurang lebih 6 Milliar. Ini hal yang luar biasa, karena gaji diberikan dari pemerintah dan uang rakyat. Sehingga berikanlah pelayanan dan perhatian terbaik ke masyarakat,” tambah Yuliyanto.

Di dalam latsar nanti, diharapkan muncul ide-ide baru dalam pelaksanaan aktualisasi sehingga kedepannya bisa berkontribusi  membangun kota Salatiga.

“ Jangan pernah merasa menjadi CPNS yang nantinya menjadi PNS merasa pintar sendiri, merasa bisa mengalahkan orang banyak dan akhirnya pikirannya menjadi sombong. Orientasinya harus pelayanan yang terbaik dan menjadi  PNS itu jangan mbregudul,” tegasnya. (Rd)

By Rudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *