Salatiga – PPK dan Bendahara harus memiliki integritas dan taat terhadap regulasi aturan yang ada. Hal ini penting dilakukan karena akan mewujudkan Pemerintah yang good governance dan clean governance.
Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat memberi arahan dalam kegiatan Pembinaan Administrasi dan Penatausahaan Perbendaharaan Tahun 2023, di Ruang Kaloka Gedung Setda Lantai 4, Selasa(21/02/2023). Menurutnya, pagi ini adalah bagian dari pembinaan untuk menjaga integritas dan salah satu pilarnya adalah Pejabat Penatausahaan Keuangan(PPK), pejabat perbendaharaan, bendahara pengeluaran dan bendahara pengeluaran pembantu.
“Ketaatan dan kepatuhan terhadap persyaratan dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk juga tentang pajak yang dipungut atau pemungut pajak sesuai dengan regulasi yang terbaru. Komunikasi menjadi kata kunci, karena regulasi itu sudah mengalami perubahan,” jelas Sinoeng.
Kemudian soal pemanfaatan e-katalog dan pemanfaatan tentang regulasi barang dan jasa, Menurut Sinoeng harus diperhatikan dan akan dilakukan pendampingan.
“Bagaimana proses pembayarannya. Apakah secara bertahap by termin atau langsung cash, itu semuanya akan dimantapkan dan dimatangkan hari ini. Harapan saya, pemerintah Kota Salatiga bisa menjaga dan merawat good governance dan clean governance menjadi sebuah harapan yang dapat kita capai bersama-sama. Kita jaga semua lini, secara stimultan dan terus-menerus,”tambahnya.
Dirinya menambahkan, ada keluhan bahwa bendahara itu jutek dan hal ini barang kali dikeluhkan oleh para pelaksana yang akan mencairkan dana(uang) meskipun syaratnya sudah ada.
“Kembali lagi ini adalah persoalan personal dan karakter. Bisa saja, karena pengerjaan menumpuk, harus dikejar deadline atau tingkat kelelahan. sehingga dibutuhkan sikap ramah dari masing-masing,”tambahnya.
Sinoeng juga meminta untuk selalu menjaga dan merawat integritas itu. Sehingga dalam pelaksanaannya aman dan nyaman sesuai dengan harapan kita semua. “Saya hanya ngemutakenmawon, jagalah hospitality (keramahtamaan). Apalagi yang mau mencairkan dana tidak lengkap. Sampaikan saja tolong dilengkapi terlebih dahulu agar bisa cair. Komunikasi yang lebih ramah akan memberi tahu kita, bahwa kita taat terhadap aturan, personal dan interaksi antar sesama bisa baik,” pungkasnya.






