Salatiga – Bapak Partin, salah satu warga dari Kelurahan Kecandran Kecamatan Sidomukti mengaku senang dan bahagia mendapatkan bantuan sembako dari Pemerintah Kota Salatiga. Bantuan ini langsung diserahkan oleh Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi di rumahnya, Jumat (17/03/2023).
“Maturnuwun Pak Wali atas bantuan sembako meniko, remen sanget. Alhamdullillah,” ungkap Bapak Partin yang sudah berusia 80 tahun ini.
Bantuan tersebut atas inisiasi karya bakti Super Tangguh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga dan Kelurahan Kecandran dengan menggandeng beberapa stakeholder denga CSRnya.
“Bantuannya bukan hanya charitas saja, cuma pembagian sembako. Akan tetapi bagaimana melihat kondisi dari warganya, misal lantai rumahnya bisa diupgrade untuk tidak berlantaikan tanah lagi. Harapan saya, mumpung ini ada Ketua DPRD dan anggotanya yang turut serta, ada program kerja yang bisa kita dorong untuk mengungkit penanganan kemiskinan, rumah tidak layak huni. Nanti kita koordinasikan dan kita perbaiki,”kata Sinoeng.
Dirinya meminta agar rumah dari bapak Partin tersebut bisa mendapatkan bantuan penanganan rumah dalam hal ini adalah penanganan Atap Dinding dan Lantai(Aladin).
“Rumahnya juga harus diperbaiki, termasuk di dalam rumahnya yakni pembuatan lantainisasi/plester. Karena dengan hal tersebut, salah satu indikator penanganan kemiskinan akan meningkat pula,” ungkapnya.
Sinoeng juga memberikan bantuan kepada salah satu keluarga penerima manfaat Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di Kelurahan Kecandran yakni sebuah alat bantu (tongkat) untuk berjalan kaki.
Selain bantuan sembako, juga dilakukan pemasangan listrik gratis dengan daya 450 kVa da 950 kVa dan pemberian program jambanisasi kepada masyarakat.
Sinoeng juga menyempatkan diri menghadiri kegiatan nyadran yang berada di RW 06 Kelurahan Kecandran. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan masyarakat tersebut sangat baik karena bisa menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
“Nyadran bersama dalam hal ini bisa resik kubur, bisa mendoakan para leluhur bersama yang sudah berpulang, dan yang terpenting adalah bagaimana menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati, jiwa, pikiran dan sikap yang lebih baik untuk menjalankan ibadah di bulan yang penuh berkah dan maqfiroh,”ujar Sinoeng.
Dirinya juga menegaskan di bulan Ramadhan nanti, akan terus melaksanakan tilik kampung. Namun waktu pelaksanaannya diubah menjadi sore hari. “Saat di bulan Ramadhan nanti saya akan makin giat. Dalam menjalankan tilik kampung dan waktunya kita balik biasanya pagi hari kita lakukan sore hari sekalian buka bersama dan terawih bersama. Masyarakat di Kecandran di RW 06 ini misalnyam, mereka guyub. Bagaimana membangun keguyuban tersebut untuk saling silaturahmi. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik, untuk membangun wilayah, kelurahannya dalam kebersamaan yang sangat indah,”pungkas Sinoeng.







