Salatiga –  Penjabat(Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi kembali melaksanakan Program Tilik Kampung dan Sambang Warga. Wilayah Kelurahan Blotongan menjadi tempat yang dituju untuk menyapa dan berdialog dengan warga.

“Tilik Kampung dan Sambang Warga kita lakukan rutin sebagai salah satu bentuk komunikasi informal antara kepala wilayah dengan warganya, sehingga apabila ada  persoalan bisa disampaikan langsung, tidak ada jarak. Semangatnya dapat menemui solusi dan segera lewat mekanisme  formal maupun informal, “ kata Sinoeng usai berkeliling berjalan kaki di Wilayah Kelurahan Blotongan Kota Salatiga, Jumat (03/02/2023).

Karena hal tersebut, Menurutnya sangat baik sehingga keakraban bisa terjalin kembali. Bagian dari kearifan lokal perlu kita rawat guna membangun komunikasi yang baik.

“Saya bertemu dengan teman saya SD, Didik Krisma Hadi, dimana istrinya merupakan pengusaha konveksi(baju). Kita ngobrol banyak dan ini adalah merupakan bentuk komunikasi. Harapannya persoalan yang ada di masyarakat bergayung sambut dengan respon kinerja teman-teman kelurahan dan kecamatan. Oleh karena itu, adanya persoalan yang belum tertampung bisa kita komunikasikan untuk mendapatkan solusi,”tambahnya.

Sinoeng bersama Camat Sidorejo, dan Lurah Blotongan beserta jajaran juga mengecek pembangunan dan melihat beberapa potensi wilayah yang bisa diangkat di wilayah tersebut.

“Tadi di RT 01 RW 11, ada warga yang mengeluh belum di fogging tempatnya. Sehingga tadi saya langsung telpon kepala dinas kesehatan meminta untuk segera di fogging kalau tidak hari ini ya hari sabtu(04/02) besok. Ada beberapa selokan/ talut yang ambrol, sudah ditangani dan proses perbaikan. Tidak kalah penting adalah adanya lapangan BBC, makam leluhur pahlawan Salatiga Ki Rono Santika yang merupakan potensi wisata untuk dikembangkan menjadi wisata religi dan sejarah,”ungkapnya. Adanya persoalan tersebut memang memerlukan perhatian dan gerak bersama, selaku Pj. Wali Kota, Dirinya memberikan apresiasi  baik yang bisa di eksekusi melalui jalur formal maupun informal yakni musrenbang kecamatan maupun kota. Sehingga dalam konteks ini, ada beberapa hal yang bisa kita dayagunakan melalui CSR dan gerakan super tangguh.

By Rudi