Salatiga- Pemerintah Kota Salatiga diharapkan tidak membeda-bedakan antara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena mereka mempunyai peran yang sama dalam meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat memberikan arahan dan motivasi kepada 110 PPPK Pemerintah Kota Salatiga di Ruang Kaloka Gedung Setda Lantai 4, Selasa (07/02/2023). Menurutnya dalam masa orientasi ini, mereka akan diberikan motivasi tentang dinamika pelayanan publik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada secara kolaboratif dan sinergi.
“Alhamdulillah hari ini kita bertemu dengan PPPK yang mengikuti masa orientasi. Saya berharap bahwa PPPK adalah salah satu opsi dari kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa memberikan kontribusi dan baktinya selain formasi ASN. Oleh karena itu persoalan yang ada akan kita selesaikan secara bertahap. Jangan memberikan dikotomi antara yang PPPK dan ASN, karena kontribusi mereka dan kinerja mereka punya nilai yang sama yang sangat signifikan bagi peningkatan pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan, kinerja pemerintahaan dan pembangunan di Kota Salatiga,”kata Sinoeng.
Dirinya melihat semangat dan antusias dari PPPK kota Salatiga ini tinggi untuk bisa bersama-sama dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Salatiga.
“Saya melihat keceriaan dan antusias mereka sangat tinggi. Insyaallah ini akan memberikan satu harapan besar bagi kinerja dan perwujudan untuk good governance dan clean governance di Pemerintah Kota Salatiga,”jelasnya. Sebagai informasi bahwa kegiatan ini diikuti oleh 110 PPPK, yang terdiri dari 14 PPPK formasi Tahun 2019 dan 96 PPPK formasi tahun 2021. Orientasi ini dibagi menjadi 4 tahap, yakni Overview, MOOC, Klasikal, Orientasi.








