Salatiga – Wali Kota Salatiga mengeluarkan program Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) terkait penanganan kemiskinan. Diharapkan dari program ini, dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin.
Hal tersebut disampaikan Yuliyanto SE., MM saat membuka kegiatan Sosialisasi Puskesos dan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Tahun 2022, di Ruang Kaloka Gedung Setda Lt 4, Senin, (07/03/2022). Menurutnya, Puskesos menjadi perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang perlu dikembangkan. Hal tersebut penting dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat miskin atau rentan, mendapatkan akses perlindungan dan pelayanan sosial lebih cepat serta menyeluruh..
“ Saya minta kepada seluruh peserta agar dapat menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mengoptimalkan fungsi Puskesos di Kota Salatiga. Bisa dijadikan tempat pengaduan persoalan kemiskinan masyarakat sehingga akan mendapatkan penanganan yang tepat. Masyarakat bisa mendapatkan rujukan program, yang bisa mengentaskan dan membantu persoalan ekonominya,” kata Yuliyanto.
Tak hanya berfungsi sebagai wadah dan mempunyai layanan saja, Wali Kota menuturkan bahwa di dalamnya harus secara aktif menerima ragam keluhan dari berbagai bidang sosial masyarakat, mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan, kependudukan, sosial, ekonomi hingga usaha.
“ Masyarakat bisa mendapatkan penanganan serta rujukan program, atau jenis bantuan apa yang bisa membantunya. Keluhan terkait permasalahan sosial akan ditangani melalui SLRT yang bisa dilakukan melalui Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Kemiskinan (Simnangkis),” bebernya.
Puskesos juga memiliki tugas sebagai database pusat aduan yang terpercaya. Masyarakat bisa menyampaikan persoalannya tanpa khawatir dan tidak mendapatkan pelayanan bantuan.
“ Data diri dari penerima bantuan ini juga dijamin aman di dalam database resmi. Layanan ini juga berperan aktif sebagai perantara pemberian bantuan ke daerah-daerah di Indonesia di berbagai bidang, sekaligus menjadi sarana perbantuan yang bergerak luas, adil serta merata,” tambahnya.
Kabid Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Kota Salatiga, Sri Rahmini Boganiwati, menyampaikan bahwa sosialisasi Puskesos diikuti 165 anggota Puskesos tingkat kelurahan. Tujuannya peserta lebih memahami kebijakan lembaga dan mekanisme penyelenggaraan kegiatan, strategi komunikasi dan advokasi di daerah, serta penyusunan rencana aksi pelaksanaan Puskesos. “ Kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi masyarkat dan akan berujung pada peningkatan kualitas pelaksanaan akselerasi pengembangan dan penumbuhan Puskesos Kota Salatiga, yang handal dan professional,” tutur Rahmini


