Salatiga – Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mendukung Festival Kampung Singkongyang akan digelar 3-4 Desember. Dukungan disampaikan saat menerima audiensi panitia festival di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (08/11/22).
Hadir mendampingi panitia even Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja, dan Kepala Satpol PP. Small Enterprise Dynamics Fakultas Ekonomika & Bisnis (Semced) UKSW , Naruna juga hadir sebagai panitia.
Sinyo salah seorang panitiamengawali paparan dengan niat mencetak rekor muri gethuk terpanjang. “Nanti juga akan ada sesi makan singkong sepuas, kami ingin kenalkan kampung singkong untuk lebih terkenal lagi. Salatiga kurang event, Salatiga tidak punya tempat wisata, tapi mereka kalau datang juga tidak cuma lewat. Kalau bisa nanti akan menjadi event tahunan dan menjadi ikon Kota Salatiga. Ini yang menjadi angan-angan kita, Salatiga sebagai kota gastronomi maka kita juga harus kenalkan gastronomi itu melalui festival ini,” ungkapnya
“Kegiatan berisi pembuatan gethuk sepanjang 100 meter, kirab sedekah singkong (teman IKM membawa produk masing-masing dengan pakaian tradisional, depan gugungan, paling depan drumblek, dilanjutkan mangan singkong sak waregmu), dan pemilihan kostum terbaik IKM. Ada sentra tour, bazar IKM yang belum punya toko dan IKM dari luar. Lomba foto dan video, juga sebagai media promosi,” tambahnya
Penjabat Wali Kota dalam tanggapannya mengusulkan agar gunung singkong dibuat warna pelangi. “Kenapa warna warni, ini sebagai perwujudan kota toleran. Selain itu untuk penilaian pakaian tradisional jangan dibatasi pakaian Jawa, biar peserta memilih sendiri. Kemudian yang dilombakan dalam lomba foto dan video adalah proses produksi, keberpihakan pada anak dan perempuan, memenuhi unsur humanistik, yang lain estetika,” Sinoeng memberikan masukan.



