Salatiga – Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi meminta agar lokasi wifi didesain seperti café agar menarik pengunjung. Permintaan disampaikan saat launching Kepoin (ke pojok internet) Radio Suara Salatiga yang digelar Dinas Kominfo bekerjasama deng PT Telkom, Halamann  Radio Suara Salatiga, Selasa (08/11/2022).

Hadir dalam lauching General Manager Telkom Semarang Pribadi Nirwana, pimpinan BUMN di Salatiga, serta Kepala OPD terkait. Titik fasilitas internet gratis adalah: pasar raya 1 (2titik), pasar raya 2 (2 titik), pasar Andong, Pasar Sayangan, Selasar Kartini, kampung Pancuran, Lapangan Pancasila (dua titik), Masjid Raya Salatiga, Taman Tingkir, Taman Bendosari, Taman Sidomukti, Kolam Renang Kalitaman, Lapangan Buku, Kelurahan Mangunsari, Tegalrejo, Randuacir, Sidorejo Kidul, Noborejo, Kumpulrejo, Kauman Kidul, Kutowinangun Kidul, Kutowinangun Lor, Blotongan, Sidorejo Lor, Bugel, Pulutan, Kecandran, Salatiga. Sedang rencana titik tambahan di tahu. 2023 Taman Cerdas, Taman Sidomukti, Kolam Renang Kalitaman, Lapangan Bulu.

Kepala Dinas Kominfo Budi Prasetyono mengungkapkan program Kepoin  adalah untuk mewujudkan Salatiga smart city. “Oleh karena itu Dinas Kominfo menginisiasi melakukan peresmian Kepoin Radio Suara Salatiga kali ini yang berkolaborasi dengan PT Telkom yang juga dukung anggaran melalui CSR-nya. Harapanya pedagang, pelajar , mahasiswa, dan masyarakat akan berselancar dengan internet dengan mengakses sesuai lokasi yang terdekat. Dan memancing datang ke kepoin radio suara Salatiga yang nanti juga bisa dimanfaatkan untuk promosi. Kami ingin perusahaan atau BUMN juga membuat kepoin yang lain melalui CSR –nya,” Kepala Dinas Kominfo melaporkan.

Pribadi Nirwana mengungkapkan bahwa Telkom adalah satu-satunya provider yang masih merah putih. “Kepemilikan mayoritas saham dikuasai pemerintah dan sebagain dipegang masyarakat bukan perusahaan lain. Sesuai dengan keinginan Telkot yaitu mewujudkan bangsa yang sejahtera dan memiliki daya saing. Tujuan wifi gratis antara lain meningkatkan melek digital dan orkestrasi digital. Bersama Kominfo telah membuat 15 WiFi gratis, salah satunya di radio suara Salatiga. Harapannya menjadi titik kumpul talenta digital untuk ngobrol dan tukar pikiran untuk membangun daerah dengan membangun platform digital,” terangnya.

Penjabat Wali Kota dalam sambutannya berharap fasilitas wifi gratis lokasinya mampu memikat masyarakat. “Ini adalah bentuk negara hadir dalam pelayanan masyarakat. Bisa tidak nanti didesain seperti cafe, desain ini oke tapi masih ada space yang dimanfaatkan. Ajak komunitas untuk memberikan warna seperti musik akustik. Beberapa titik yang ada informasikan di semua kanal yang ada, karena masih ada warga yang tanya WiFi di Salatiga dimana, artiny promosi kita yang kurang menjangkau masyarakat,” paparnya.

“Saya tugaskan kepada Dinas Kominfo tolong diindentifikasi aplikasi perubahan yang ada di OPD, harus ikut format Kominfo sehingga aksesnya menjadi terstruktur. Harus ada standar yang baku agar aplikasi dibuat tidak hanya menurut selera masing-masing,” tambah Sinoeng.

Usai meresmikan dan memberikan dukungan program kepoin, Penjabat Wali Kota beserta General Manager Telkom Semarang Pribadi Nirwana berkenan menjadi pembicara on air di Radio Suara Salatiga.

By Rudi